Tanah Longsor di Gianyar,  Empat Orang Meninggal dan  Satu Kritis

Home / Berita / Tanah Longsor di Gianyar,  Empat Orang Meninggal dan  Satu Kritis
Tanah Longsor di Gianyar,  Empat Orang Meninggal dan  Satu Kritis Petugas saat mengevakuasi para korban tanah longsor di Gianyar., Bali, Sabtu (8/12/2018). (FOTO: Istimewa)

TIMESPURWOREJO, DENPASARLongsor yang terjadi di Gang Taman Beji, Desa Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu (8/12/2018 menyebabkan empat orang meninggal dunia dan satu orang luka parah.

Mereka yang meninggal adalah penghuni rumah, yang rumahnya terperosok ke arah sungai akibat longsor tersebut.

Longsor diakibatkan karena hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Bali, yang terjadi sejak petang hingga pagi hari. 

Ketut Gede Ardana, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), mengungkapkan bahwa peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 06.00 Wita.

evakuasi-korban-longsor-2.jpg

"Petugas siaga SAR mendapat laporan dari warga setempat bernama Putu Sugiantara, dan Basarnas segera mengerahkan tim rescue beserta peralatan ekstrikasi untuk evakuasi di bangunan runtuh dan peralatan mountenering,"  ucapnya.


Sebanyak 12 personel dari Kantor Basarnas di Jimbaran dikerahkan, begitu pula 8 personie dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Dari hasil koordinasi diperoleh identitas 5 orang korban atas nama Made Oka Dwi Palguna (30), Lintang Ayu Widi Merti (33), Putu Delta Larasati Palguna (6), Made Dian Aditya Palguna (4), dan Nyoman Adi Anggara Palguna (2). 

Di antara kelima korban longsor, 1 orang berhasil selamat atas nama Made Oka Dwi Palguna dalam keadaan luka-luka, sementara 4 orang lainnya ditemukan meninggal dunia.

Korban meninggal yang pertama kali terevakuasi adalah Putu Delta Larasati Palguna, yakni pada pukul 10.30 Wita. Berselang kurang lebih 2 jam lamanya, korban kedua yang berhasil ditemukan atas nama Made Dian Aditya Palguna dan 5 menit kemudian Lintang Ayu Widi Merti juga ditemukan. 

Menyusul penemuan korban terakhir pada pukul 13.28 Wita bernana Nyoman Adi Anggara Palguna. Setelah terevakuasi, seluruh korban meninggal dunia langsung dibawa ke Rumah Sakit Sanglah Denpasar, menggunakan ambulans RS Bhayangkara dan PMI Gianyar. Sementara itu, korban selamat dirujuk dari RS Darmayatna menuju RS. Sanglah.

"Dalam kondisi medan ekstrim dengan penanganan khusus, tim Basarnas di lokasi sangat terbantu dengan keterlibatan serta kerjasama yang baik antara semua potensi SAR," ujar Ardana. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com